Kompetisi kopi telah menjadi panggung di tingkat global. Selain menjadikan terciptanya inovasi dan tren baru dalam industri kopi, kompetisi ini juga menjadi wadah bagi profesional untuk mengembangkan karir.
Seiring berjalannya waktu, banyak pemenang kompetisi, terutama pada ajang Kejuaraan Barista Dunia, menggunakan kemenangan mereka untuk membangun reputasi di industri kopi.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pergeseran pandangan ini telah terjadi. Sejumlah kecil penyelenggara acara mulai menawarkan hadiah uang yang lebih menggiurkan kepada pemenang kompetisi. Meskipun kompensasi finansial bagi peserta merupakan hal yang wajar, namun, muncul pertanyaan, “apakah kredibilitas masih menjadi hadiah utama?”
Dinamika Hadiah dalam Kompetisi Kopi

Hadiah yang mereka tawarkan dalam kompetisi kopi cukup beragam. Sebagai contoh, dalam Kejuaraan Barista Dunia 2023, pemenangnya, Boram Um, memperoleh hadiah uang tunai senilai USD 5,446,65 dari sponsor penyaringan air terkualifikasi, BWT water+more. Selain itu, Um juga menerima trofi dari WBC dan tiket perjalanan ke lokasi asal biji kopi. Meski demikian, tak jarang penghargaan paling berharga adalah gelar “Barista Tebaik Dunia.”
Dilema: Kredibilitas vs Hadiah Uang?

Secara umum, mayoritas setuju bahwa pengakuan atas keterampilan, dedikasi, dan semangat peserta dalam dunia kopi merupakan hadiah yang paling mereka inginkan. Namun, meskipun prinsip ini masih relevan, tren baru menunjukkan adanya peningkatan kompetisi yang menawarkan hadiah uang yang signifikan.
Meskipun mengantongi gelar “Barista Terbaik”, tetapi apakah nilai kredibilitas ini masih sebanding dengan format kompetisi yang menawarkan hadiah finansial?
Hany Ezzat, Manajer Guest Roaster dan Penjualan di ONA Coffee di Canberra, Australia, berpendapat bahwa manfaat terbesar berkompetisi adalah platform dan apresiasi yang diperoleh dari komunitas kopi. Selama ini, kredibilitas menjadi satu-satunya penghargaan yang ditawarkan, kecuali beberapa perjanjian sponsor jangka pendek atau peran sebagai duta sampai pemenang berikutnya terpilih.
Menurut Ezzat, hadiah uang yang semakin besar merupakan hal positif. Bagi sebagian peserta, jika membandingkan waktu yang mereka investasikan dengan hadiah uang yang mereka akan peroleh, proporsionalitasnya tidak seimbang.
Harmonisasi Harapan dan Realitas Peserta

Bagi banyak peserta, hasil yang paling mereka inginkan adalah pengakuan sebagai yang terbaik di bidang mereka. Namun, bagaimana peserta memanfaatkan gelar yang mereka peroleh menjadi penentu arah karir dalam jangka panjang?
Josh Tarlo, pendiri merek teh daun kopi seltzer bernama Headstand, yang merupakan Juara Barista Inggris 2018 dan Juara Brewer Canada 2013, berpendapat bahwa variasi dalam kompetisi kopi merupakan hal yang positif. Dengan adanya tambahan hadiah uang, selama ada transparansi mengenai tujuan keseluruhan partisipasi, maka kompetisi kopi dapat berjalan harmonis.
