Sample roasting merupakan pemanggangan green bean dalam jumlah sedikit, yang bertujuan untuk mengevaluasi kualitas biji kopi, mengembangkan profil roasting, dan mempersiapkan cupping. Artikel ini menjelaskan mengapa hal ini penting serta bagaimana mempersiapkan langkah-langkahnya.
Apa itu Sample Roasting?
Sample roasting adalah pemanggangan green bean dalam jumlah sedikit, untuk mengevaluasi kualitas biji kopi, mengembangkan profil roasting, dan sebagai persiapan untuk melakukan cupping. Selain itu, hal ini juga bermanfaat untuk menghindari pemborosan biji kopi dalam jumlah yang lebih banyak dan memungkinkan roast master untuk mengambil keputusan yang lebih baik.

Berikut merupakan manfaat melakukan sample roasting:
- Menilai Kualitas Green Bean
Sample roasting memberikan gambaran objektif mengenai kualitas dan keseragaman green bean. Hal ini sangat membantu roast master dalam melakukan pembelian green bean yang tepat. - Memilih Profil Roasting yang Ideal
Saat mengevaluasi kualitas biji kopi, roast master memanggang seluruh sample green bean dengan cara yang sama, agar bisa membandingkan green bean yang satu dengan yang lainnya. Namun, ketika mengembangkan profil roasting biji kopi, perlakuan yang berbeda pada setiap sample biji kopi dapat membantu roast master menemukan proffil roasting terbaik. - Cupping
Cupping bertujuan untuk menemukan fitur terbaik dari biji kopi yang di-roasting. Hal ini agar evaluasi hasil roasting lebih efisien.
Proses Sample Roasting
Untuk mengevaluasi kualitas green bean, proses roasting harus konsisten. Hal ini mencakup pengontrolan parameter-parameter roasting, seperti aliran udara, gas, waktu, dan kenaikan suhu. Sebelum melakukan proses rasting, pastikan green bean tidak dalam kondisi cacat.

Pada umumnya proses roasting pada coffee roaster tipe drum adalah sebagai berikut:
- 0:00 : coffee roaster dipanaskan dan green bean dimasukkan ke dalam drum.
- ~ 1:00 – 1:30 : Suhu ruang drum ditingkatkan dan aliran udara dikurangi. Suhu green bean meningkat pada menit ini.
- ~ 3:00 : Air yang semula terkandung di dalam green bean keluar.
- ~ 3:30 : Green bean berubah warna menjadi kekuningan.
- ~ 4:00 : Kandungan air di dalam biji kopi menurun 1,5% dan terjadi Reaksi Millard.
- ~ 6:30 – 7:30 : Terjadi first crack yang lamanya bergantung pada jenis dan varietas biji kopi. Pemeriksaan aroma dapat membantu untuk mengetahui tingkat kematangan biji kopi. Pada fase ini, aliran udara perlu ditingkatkan untuk mengeluarkan uap dari coffee roaster.
- ~ 8:00 – 9:30 : 90 – 120 detik setelah first crack terjadi, proses roasting telah selesai.
- Setelah proses roasting selesai, matikan coffee roaster, dinginkan biji kopi, dan lakukan evaluasi.
Sample roasting merupakan langkah penting dalam menyajikan secangkir kopi yang nikmat. Dengan melakukan ini dan mengontrol paramter-parameter roasting dengan teliti, roast master dapat mengoptimalkan proses evaluasi kualitas biji kopi, melakukan pengembangan profil roasting, dan melakukan cupping.
